- Details
- Written by: Administrator
- Category: Opini Energi
- Hits: 16
Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada serta didukung pengetahuan yang memadai, proses produksi pada tahap distilasi bioethanol bisa dibilang gratis alias tidak ada biaya. Pasti banyak yang ragu dan tidak percaya.......!!!
Hal ini menjadi ilmu penting dalam pengembangan bioethanol ke depannya.
- Details
- Written by: Administrator
- Category: Opini Energi
- Hits: 19
Membawa konsep transformasi energi yang murah dan mudah, adalah dengan melakukan sedikit modifikasi dari kompor gas elpiji menjadi kompor berbahan bakar bioetanol.
Sebagaimana spirit murah dan terjangkau dalam pengembangan energi terbarukan khususnya bioetanol, yang selalu kami kedepankan. Berikut ini adalah kompor bioetanol bertekanan rendah yang dirasa akan mampu menjawab kebutuhan keluarga di tengah semakin naiknya biaya hidup di saat ini dan kedepan.
Dengan operasional kompor pada tekanan yang sangat rendah, akan sangat mengurangi potensi resiko ledakan atau bursting pada tabung penyimpanan. Pemenuhan kebutuhan energi masyarakat agar tetap terjamin adalah satu hal yang prinsip, namun faktor keamanan pada masyarakat juga tetap harus menjadi prioritas utama.
Kami mengambil jalan mudah dengan mengkonversi kompor gas elpiji yang ada di pasaran menjadi kompor berbahan bakar bioetanol, supaya bisa memberi sedikit gambaran bahwa untuk melakukan transformasi dari energi fosil ke energi terbarukan itu tidak sulit atau ribet.
artikel masih bersambung......
- Details
- Written by: Administrator
- Category: Opini Energi
- Hits: 28
Suatu realita yang telah berlangsung lama bahkan hingga sampai sekarang ini (saat tulisan ini di buat), bahwa bioetanol itu harganya tidak ekonomis utamanya bagi konsumen sebagai penggunannya. Kalau ingin di cermati lebih dalam lagi kenapa harga jadi dari bioetanol itu tergolong tinggi, tentu kita akan bisa menemukan point-point masalah tersebut. Regulasi ataupun tarif pajak jangan di jadikan sebagai alasan penyebab harga bioetanol itu tinggi sehingga menghambat perkembangan bioetanol, yang mana sering kali di suarakan oleh beberapa kalangan. Memang diakui terkadang regulasi atupun birokrasi jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda akan terkesan tidak akomodatif dengan perkembangan situasi kondisi saat ini, satu sisi ingin mengembangkan bioetanol sisi yang lain ada regulasi dan birokrasi yang harus dipatuhi. Untuk itu perlu adanya komunikasi dan diskusi antar lintas kepentingan agar pengembangan bioetanol ini bisa berjalan lancar sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan rakyat.
Bioetanol untuk energi merupakan satu komoditas yang prospek dari sisi bisnis, maka dari itu sudah seharusnya tetap mengikuti aturan atau regulasi yang berlaku termasuk urusan pajak. Dalam menjalankan bisnis atau usaha, keuntungan adalah hasil yang harus diraih, termasuk dalam usaha produksi bioetanol untuk energi, jika tidak menguntungkan maka tidak ada orang yang akan terjun dalam bisnis ini, dan ujungnya energi bioetanol tidak akan bisa berkembang alias mandeg. Namun bioetanol ini sebetulnya sangat fleksibel, jadi tidak harus langsung di terapkan menjadi komoditas perdagangan. Ada satu tahap lagi yang mana pada titik inilah saatnya melakukan monetize, sehingga pengembangan bioetanol masih bisa dijalankan walaupun dengan tidak secara langsung menjadikan bioetanol sebagai komuditas perdagangan. Inilah peluang yang bisa diambil dan dimanfaatkan untuk membuka jalan peluang bisnis yang lainnya.
- Details
- Written by: Administrator
- Category: Opini Energi
- Hits: 107
Tipe kompor bioetanol menggunakan sumbu dapat dikembangkan dalam beberapa desain. Tentunya setiap desain akan menawarkan beberapa keunggulan namun ada juga sisi kekurangannya. Semua akan disesusaikan dengan tingkat kebutuhan dan kondisi yang ada. Jenis kompor bioetanol dengan sistem sumbu adalah termasuk jenis kompor yang tidak bertekanan, jadi relatif lebih aman dalam penggunaanya.
Read more: Pengembangan jenis kompor bioetanol tidak bertekanan
- Details
- Written by: Administrator
- Category: Opini Energi
- Hits: 102
Bisa di lihat sebagai sebuah peralatan sederhana, namun merupakan peralatan primer dalam kehidupan masyarakat pada umumnya, yaitu kompor sebuah peralatan utama yang harus ada di dapur. Dengan sangat dekatnya fungsi kompor ini dalam kebutuhan dasar masyarakat, menjadikan kompor sebagai peralatan yang bisa dipastikan memiliki pengaruh yang luas dalam beberapa aspek kehidupan masyarakat. Namun tak jarang banyak orang yang mengesampingkan peran penting kompor bioetanol dalam proses untuk menuju kemandirian energi berbasis energi terbarukan. Umumnya dan kebanyakan orang selalu tertuju pada pemanfaatan bioetanol untuk bahan bakar mesin maupun otomotive. Walaupun arah kedepan itu sudah bisa di prediksi bahwa otomotive akan menggunakan bahan bakar bioetanol, namun mengembangkan energi terbarukan ini sebaiknya dimulai dari langkah sederhana, contohnya kompor.
Sesuatu yang menjadi daya tarik penulis pada pemakaian energi terbarukan adalah bahan bakar kompor yang menggunakan bioetanol. Disini yang perlu untuk di cermati adalah pemanfaatan bioetanol sebagai bahan bakar kompor rumah tangga. Sebetulnya kompor bioetanol itu beragam variasinya, baik bentuk maupun prinsip kerjanya. Semua bisa disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan keperluan, tentunya faktor keamanan dan keyamanan sebagai faktor yang perlu di kedepankan juga. Dengan perancangan design kompor yang baik, tentunya akan menghasilkan product yang user friendly. Sehingga pada perkembangannya masyarakat akan semakin objektif dalam memlilih jenis kompor yang akan mereka gunakan. Secara umum masyarakat, sama halnya dengan penulis menginginkan kompor yang bahan bakarnya murah terjangkau serta mudah didapat, disamping perlu faktor kepraktisan dan keamanan juga.
Nah, dari kriteria tersebut saya menilai kompor berbahan bakar bioetanol lah yang paling mendekatinya. Tentu ada kontra terhadap pandangan bahwa bioetanol itu murah, realita dilapangan memang seperti itu dan masih valid. Terutama kalau kita melihat bioetanol yang dihasilkan dari tetes tebu, singkong, aren ataupun sorghum, harga bioetanol ya seperti sekarang ini dinilai kurang ekonomis bagi masyarakat. Faktor-faktor yang mempengaruhinya selain dari pemilihan bahan baku juga bisa dari proses produksi, serta skala produksi. Untuk itu perlu solusinya, salah satunya adalah dengan mendorong orang per orang yang secara mandiri membangun sistem yang kecil untuk produksi bioetanol ini.
Dan yang perlu digaris bawahi bahwa bioetanol itu sangat prospek sekali untuk energi pilihan masa depan. Beberapa hal yang mendasarinya adalah bahan baku yang mudah, proses pengolahan yang mudah serta segi pemanfaatanya juga sederhana. Untuk itu perlu adanya kemampuan serta pengetahuan supaya bisa melakukan pengelompokan sumber-sumber tanaman bioetanol.
Bioetanol untuk bahan bakar kompor ini tidak perlu spesifikasi yang tinggi seperti halnya untuk kebutuhan industri ataupun bahan bakar otomotif. Apalagi ada beberapa jenis kompor bioetanol yang dengan kadar etanol yang tidak tinggi sudah bisa untuk menyalakan kompor. Dan dari beberapa keunggulan yang dimiliki kompor bioetanol, sudah selayaknya ini bisa menjadi pilihan. Namun perlu diketahui bahwa di masyarakat umumnya masih menggunakan kompor gas elpiji dan bahkah kedepan akan di tawarkan opsi kompor CNG ( compressed natural gas) dari pemerintah. Semua pihak harus tetap mendukung program pemerintah ini, karena semangatnya baik yaitu untuk mewujudkan ketahanan energi.
Penulis dalam hal ini juga mendukung program pemerintah untuk mewujudkan program ketahanan energi, tetapi object yang digarap berbeda yaitu bioetanol untuk bahan bakar kompor.