Bioetanaol adalah etanol yang diolah dari tanaman, bisa dari buah, batang ataupun daunnya. Bioetanol dapat dimanfaatkan untuk bidang medik, kecantikan, makanan serta bidang energi. Bioetanol memiliki sifat mudah menguap serta mudah terbakar. Dari sifat mudah terbakar ini mendorong pemanfaatan bioetanol untuk bahan bakar kompor rumah tangga.
Dewasa ini kompor rumah tanggga masih didominasi oleh penggunaan kompor elpiji, dan di susul oleh kompor listrik maupun induksi. Masyarakat seolah tidak memiliki pilihan lain kecuali menggunakan kompor-kompor tersebut. Dari waktu ke waktu biaya operasional jenis jenis kompor ini terus mengalami kenaikan dan diikuti masalah-masalah lain, seperti tersendatnya ketersediaan elpiji serta tarif listrik yang naik.
Kompor bioetanol memiliki banyak keunggulan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Beberapa tahun yang lalu kompor bioetanol sempat muncul di permukaan namun trendnya meredup hingga sekarang ini. Beberapa faktor yang mempengaruhinya adalah terbatasnya bioetanol saat itu serta harga per liternya juga masih relative tinggi. Dari segi design kompor bioetanol saat itu sudah cukup baik walaupun barangkali masih perlu ada improvement dari beberapa sisi. Kondisi kedepan di proyeksi akan berubah secara significant berkaitan dengan penggunaan kompor bioetanol. Hal ini seiring dengan penggunaan bahan baku bioetanol yang murah dan ekonomis, serta pemain produsen bioetanol yang lebih banyak dilakukan secara mandiri oleh masyarakat. Sesuatu yang mungking bagi banyak orang yang belum sadari adalah ketika peran aktif masyarakat begitu besar, maka dominasi penggunaan energi terbarukan akan semakin kuat. Dalam upaya untuk memfamiliarkan kompor bioetanol ini perlu juga fokus pada pengembangan tanaman utama bahan baku bioetanol, yang mana bukan dari jenis-jenis tanaman yang selama ini sering di tonjolkan dalam publikasi media. Selain itu peralatan produksi bioetanol skala kecil yang murah dan efisien mutlak di perlukan sehingga masyarakat dimudahkan dalam pengoperasiannya.