kompor bioetanol sistem sumbu
Kompor bioetanol

Tipe kompor bioetanol menggunakan sumbu dapat dikembangkan dalam beberapa desain. Tentunya setiap desain akan menawarkan beberapa keunggulan namun ada juga sisi kekurangannya. Semua akan disesusaikan dengan tingkat kebutuhan dan kondisi yang ada. Jenis kompor bioetanol dengan sistem sumbu adalah termasuk jenis kompor yang tidak bertekanan, jadi relatif lebih aman dalam penggunaanya.

 

Kompor bioetanol yang tidak bertekanan ini bisa dikatakan cocok untuk pemakaian kebutuhan rumah tangga. Karena lebih senyap dibanding kompor bioetanol bertekanan. Selain itu nyala apinya juga sudah memenuhi apa yang dibutuhkan orang untuk memasak. Tentunya dari faktor keamanan juga lebih baik karena bahan bakar bioetanolnya dalam kondisi tidak bertekanan.

 

Dari segi harga, kompor bioetanol tidak bertekanan ini lebih murah karena biaya pembuatan kompor tidak semahal kompor bertekanan. Bentuk maupun model kompor bioetanol tak bertekanan ini sangat beragam baik dari segi desain kompor maupun ukurannya, jadi tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

 

Sifat bioetanol yang mudah menguap serta mudah terbakar ini bisa dimanfaatkan secara optimal untuk kompor tidak bertekanan. Dari hasil pengamatan bisa dikatakan bahwa kompor bioetanol jauh lebih baik dari pada menggunakan bahan bakar konvensional yaitu energi fosil.

 

Pengembangan kompor bioetanol tidak bertekanan ini merupakan salah satu langkah untuk mendorong kemandirian energi berbasis energi terbarukan. Lebih dari itu akan semakin menguatkan posisi bioetanol  kedepannya dalam pemenuhan kebutuhan energi bagi masyarakat luas.

 

Bioetanol adalah kunci bagi kemandirian energi,  yaitu dengan menempatkan bioetanol  sebagai sumber energi terbarukan yang bisa diberdayakan secara mandiri, baik dari segi ketersediaan bahan baku, proses pembuatan  maupun penerapannya didalam kehidupan masyarakat.