Beragam pandangan, ide, maupun inisiatif yang berkaiatan dengan energi, khususnya pengganti elpi7i akan semakin menambah semangat untuk terus belajar dan berinovasi. Peran insan-insan yang peduli dengan kemandirian energi sangat dibutuhkan dalam hal ini. Dukungan dari masyarakat luas akan hadir jika hasil karya ataupun ide dari para penggiat energi terbarukan memberikan hal yang positif bagi masyarakat.

Tingkat ketergantungan dan kebutuhan  akan elpi7i terasa meningkat dari waktu ke waktu. Masyarakat seolah tidak ada alternatif lain selain elpi7i. Tentu tidak semua lapisan masyarakat bergantung pada elpi7i, contohnya dapat kita saksikan sebagian masyarakat di pedesaan masih ada yang memakai kayu bakar maupun arang. Hal ini sebetulnya dapat dilihat sebagai contoh kecil apa yang namanya kemandirian energi. Arang maupun kayu bakar di hasilkan bukan dari perusahaan yang besar, namun dilakukan oleh usaha-usaha kecil masyarakat. Memang diakui pemanfaatan arang maupun kayu bakar dari beberapa segi dirasa kurang bisa memenuhi tuntutan bagi masayarakat modern. Namun faktanya belum pernah terdengar ataupun tercipta dalam sejarah indonesia ada kelangkaan arang maupun kayu bakar. Disini ada pelajaran penting yang bisa di petik dan menjadi kesimpulan dan keyakinan bagi si blogger, bahwa kemandirian energi itu bisa dicapai dari peran masyarakat sendiri bukan dari perusahaan besar maupun suatu instansi terkait. Penggunaan arang dan kayu bakar merupakan tradisi atau cara yang telah lama dilakukan oleh mbah-mbah kita dulu. Hal itu mewariskan suatu kearifan kepada kita sebagai generasi penerusnya, tentang bagaimana cara menjalani kehidupan ini dengan mandiri energi. Dengan adanya kesempatan belajar yang luas untuk menimba ilmu serta akses fasilitas belajar yang semakin mudah, harusnya kita bisa lebih mengembangkan lagi warisan ilmu luhur dari mbah-mbah kita dulu.

Berkaitan cerita tentang arang dan kayu bakar ini si blogger mengambil salah satu nilai pelajaran yang sangat berharga disini, yaitu suatu kesimpulan penting bahwa kemandirian energi bisa di capai dengan cara yang mudah, murah dan sangat terjangkau karena dekat sekitar kita, tanpa harus menggantungkan harapan pada perusahaan ataupun instansi tertentu.

Namun satu hal yang membedakan adalah objek nya, disini si blogger memilih bioetanol sebagai bahan energi terbarukan sebagai pengganti  arang dan kayu bakar. Dalam beberapa aspek bioetanol memiliki kelebihan baik itu dari segi ekonomis, fleksibelitas maupun aksesibilitas. Bioetanol ini sumber bahan bakunya sangat melimpah dan beragam, kondisi ini menutup kemungkinan adanya monopoli oleh beberapa pihak saja. Untuk skala rumah tangga pun pembuatan bioetanol sangat memungkinkan untuk di kerjakan secara mandiri.